oleh

Mendagri Ingatkan Loyalias Camat pada Pimpinan dan Aturan

 

Pembukaan Rakornas Camat Regional I di Hotel Sutan Raja, Kalawat

METRO, Airmadidi – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan para camat terhadap loyalitas pada pimpinan dan aturan. Hal itu diungkapkannya dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Camat Regional I, Kamis (30/08) kemarin di Hotel Sutan Raja, Kalawat.
Rakornas tersebut dibuka Menkopolhukam Jend TNI (Purn) Wiranto didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dengan dihadiri sekitar 500-an camat dari propinsi se Sulawesi, Maluku dan Papua.
Acara yang disponsori Kementerian Dalam Negeri Ditjen Bina Administrasi wilayah dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Wakil Gubernur Drs Steven O Kandouw, Irwasum Polri Komjen Pol Putut Bayu Seno, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI T Aritonang, Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, Wakapolda Sulut, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Eko Subowo. Deputi V Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam Irjen Pol Carlo Brix Tewu, Bupati Minahasa Utara Vonnie A Panambunan, Wali Kota Manado DR Vicky Lumentut, Wakil Bupati Minut Ir Joppi Lengkong, Sekda Minut Ir Jemmy H Kuhu MA serta lainnya.
Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, camat merupakan salah satu pranata pemerintahan  perlu bekerja profesional dengan pengembangan kemampuan intelektual, loyal dan mengikuti sesuai pranata hukum. “Para camat harus loyal dengan pimpinan dan aturan, harus tahu dengan loyalitas tunggal kepada kepala pemerintahan. Para camat harus paham akan situasi di wilayahnya dan harus bekerja optimal dalam pelayanan publik yang maksimal,” tutur Kumolo.
Menurut Tjahjo, menyampaikan keberhasilan kerja  pemerintahan bukan kampanye. Camat punya tugas  menjelaskan kepada masyarakat. Konteksnya menyadarkan dan menggerakkan masyarakat. Sehingga peran serta partisipasi masyarakat bisa diwujudkan.  “Camat ini harus mampu menggerakkan dan mengorganisir perangkat di wilayahnya. Semoga rakor ini bermanfaat bagi kita semua,” katanya.
Mendagri berharap lewat rakor ini para camat makin paham akan peran dan posisinya yang memang strategis. Sehingga para camat mampu menyelenggarakan pemerintahan di kecamatan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018.
Sementara itu, Menkipolhukam Wiranto mengatakan, para camat merupakan posisi yang strategis dan sebagi ujung tombak pemerintahan di wilayah kecamatan. “Camat harus bisa mensosialisasikan keberhasilan  pemerintahan kepada masyarakat secara baik dan benar. Berbagai ancaman disintegrasi bangsa saat ini mulai dimunculkan, sehingga kita harus berani untuk mencegahnya,” tutur Wiranto.
Lanjutkannya, berbagai ancaman yang dihadapi saat ini diantaranya, terorisme, radikalisme, narkoba, hoax, paham intoleran yang mengancam keutuhan NKRI. “Camat harus tahu kondisi negara dan camat harus bisa meredam segala persoalan di wilayahnya,” tegas Wiranto.
Ditambahkannya lagi, paling penting juga adalah koordinasi dengan jajarannya untuk sama-sama bekerja menjaga keamanan wilayah. “Musuh saat ini muncul dari dalam negara sendiri. Kita harus bersatu dan berani tangkal bersma,” tegas Wiranto.
Secara terpisah Bupati Minahasa Utara Vonnie A Panambunan bersyukur dan berterima kasih kepada Mendagri dan Gubernur Sulut, karena telah mempercayakan Minut sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakornas Camat regional I tahun 2018. Bupati berharap bahwa melalui rakornas camat ini, camat akan memiliki pemahaman yang baik terhadap peran strategis dalam melaksanakan program prioritas nasional. Diantaranya pembinaan dan pengawasan dana desa serta penyelenggaraan pemerintahan umum dan pelayanan publik.

Penulis: Agust Randang