oleh

Richard Tarega & Christy Maengkom Juara Kejuaraan Terbuka Anggar Haornas Tomohon

Richard Tarega (kiri), atlet anggar senior yang sudah berkiprah di iven nasional dan international ikut meramaikan kejuaraan dalam rangka Haornas di Kota Tomohon

DUA atlet anggar yang telah berprestasi nasional, yakni Richard Tarega dan Christy Maengkom tampil sebagai juara ketika berlaga pada Kejuaraan Terbuka Anggar dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas), yang diprakarsai Pemerintah Kota dan KONI Kota Tomohon.

Menariknya, baik Richard Tarega maupun Christy Maengkom tidak tampil pada nomor yang menjadi spesialis mereka. Richard  yang biasanya menekuni jenis senjata sable justru bertanding pada nomor senjata floret putra. Sementara Christy, juara Kejurnas Anggar Antar PPLP se-Indonesia jenis senjata Floret justru berlaga di nomor Degen.

Pada babak final nomor floret putra, Richard Tarega dari Klub Panther FC mengalahkan rekan sesama klubnya, Keneddy Kawengian, yang merupakan atlet senior di nomor floret. Peringkat ketiga sekaligus medali perunggu diraih dua atlet muda yakni Marco Rafael dari PPLP Sulut dan Gobel Waney dari Panther FC.

Sementara pada nomor floret putri pada iven yang dilaksanakan di Balai Kelurahan Kakaskasen I, Tomohon, 06-07 September 2018, pemenang pertama adalah atlet muda Queenza Komaling (PPLP Sulut). Di babak final, Komaling mengalahkan Celline Bawanda (Watutumou FC). Medali perunggu diraih Analise Muntuan (PPLP Sulut) dan Fanny Berjuang (Watutumou FC).

Untuk jenis senjata degen putri di babak final, Christy Maengkom dari Klub I Yayat U Santi mengalahkan salah satu atlet muda potensial Denisa Rumuat (Watu Tumou FC), yang juga lebih konsentrasi di nomor sable. Peringkat ketiga dibagi rata oleh Meriam Umbas (I Yayat U Santi) dan Livia Soleram (Watutumou FC). Pada kelompok  senjata Degen putra, pemenang pertama adalah Christo Kilapong (Kuron Scherrem FC) disusul Julio Lumi (I Yayat U Santi) dan Jiko Malik (PPLP Sulut) serta Forly Loho (PPLP) Sulut.

Menurut Harry Robert Ngangi, pelatih PPLP Sulut, secara keseluruhan ada lebih dari 40 atlet yang ambil bagian pada ajang untuk memperingati Haornas Tahun 2018 di Kota Bunga Tomohon. Namun, karena keterbatasan waktu dan alat, akhirnya hanya dua jenis senjata yang dipertandingkan. “Kejuaraan Anggar dibuka oleh Kadispora Tomohon dan ditutup Ketua Harian KONI Tomohon,” imbuh Ngangi, yang akrab disapa Tony Prof.

Penulis : Denny Andries

Komentar