oleh

Terkena DBD, Balita Asal Mitra Meninggal Dunia

Kadis Kesehatan Mitra dr Helny Ratuliu (foto Ryan)

METRO, Ratahan – Demam berdarah dengue atau DBD, kembali menjadi momok menakutkan bagi warga di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Penyakit yang penularannya disebabkan oleh gigitan nyamuk ini, bahkan telah merenggut nyawa Keyko Pandelaki, balita asal Desa Mundung Satu, Kecamatan Tombatu Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Mitra, dr Helny Ratuliu yang dimintai keterangannya mengatakan, balita berumur 2 tahun tersebut, meninggal dunia Rabu (13/09) saat dalam perawatan di RSUP Kandou Malalayang, Manado. “Dari hasi diagnosa, positif DBD,” ujar Ratuliu.

Mencegah meluasnya penyebaran penyakit ini, Dinas Kesehatan Mitra sebagaimana dikatakan Ratulius, rencananya akan melakukan berbagai tindakan di lapangan, salah satunya fogging atau pengasapan.

“Sebelumnya kami terlebih dahulu akan melakukan penyuluhan tentang bahaya DBD maupun cara pencegahannya,” jelas Ratuliu.

Kasus DBD di Mitra sepanjang 2018 sendiri telah menyentuh angka 32. “Jumlah ini menyebar di beberapa kecamatan,” pungkas Ratuliu.

Penulis Ryan Sandag

Komentar