oleh

Wawali Tomohon Jadi Pembicara di Kemenko Perekonomian

METRO, Tomohon – Wakil Walikota (Wawali) Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS), menjadi pembawa materi dari lima Narasumber yang diundang pada kegiatan Koordinasi Kerjasama Pelaku Usaha Lintas Kawasan Agribisnis Florikultura, untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat , yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko Perekonomian). Kegiatan ini berlangsung di Lembang, Jawa Barat.

Saat membawakan materi, Wawali memaparkan tentang Potensi dan Prospek Pengembangan Kawasan Florikultura di Kota Tomohon. Seperti jenis tanaman Florikultura yang di kembangkan di kota Tomohon, yaitu Bunga Krisan, Mawar, Aster, Gladiol, Poikok, Anthurium, Kreklely, dan lainya.

“Dukungan pemerintah kota Tomohon untuk pengembangan Florikultura antara lain, dengan memberikan bantuan sarana produksi, alsintan, screen house setiap tahun, Peningkatan SDM Petani, Petugas, Dekorator, pengembangan dan perluasan. Serta dukungan sarana prasarana pada balai perbenihan dan agrowidyawisata (Show Window) dan dana talangan ketika terjadi over produksi bunga,” papar Sompotan.

Sementara Kadis Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Ir Vonny F. Pontoh, yang ikut hadir mendampingi Wakil Walikota pada kesempatan tersebut mengatakan, Kota Tomohon saat ini telah menjadi contoh pengembangan florikultura untuk kerja sama kawasan secara nasional. Dimana tanaman bunga yang ada di kota Tomohon dikenal luas menjadi komoditi agrobisnis yang bernilai ekonomi tinggi, sebagai salah satu sumber penyedia lapangan kerja dan penggerak ekonomi daerah khusus kalangan petani bunga.

“Sebagai Kota Bunga, tentu Pemkot telah melaksanaan berbagai upaya mengembangkan tanaman bunga, dan memberdayakan masyarakat petani sekaligus memperhatikan pengembangan bunga di Kota Tomohon,” ungkapnya.

Penulis Hence Poli

Komentar