oleh

Sopir Truk Tewas Dihujani Tebasan Parang

Korban saat dievakuasi ke rumah sakit

 

METRO, Airmadidi – Peristiwa pembunuhan kembali terjadi di wilayah Polres Minahasa Utara. Lelaki Sunce Lukas (40) warga Kelurahan Kairagi, Kota Manado, tewas mengenaskan dengan sejumlah luka robek di tubuhnya akibat dihujani tebasan oleh lelaki MW alias Maikel (24) seorang sopir, warga Desa Maumbi jaga V Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara, Selasa (30/10/2018) dinihari sekitar pukul 01.30 Wita di lokasi galian tanah Desa Maumbi.

Sebagaimana informasi yang dirangkum diungkapkan Kapolsek Airmadidi IPTU Hendrik Rantung, peristiwa berdarah itu berawal dari pesta minuman keras (Miras) jenis captikus campur bir hitam oleh tersangka dan korban di lokasi galian tanah milik Edwin Rumuat Desa Maumbi. Ketika itu tersangka mengambil uang sejumlah Rp 350.000 dari tasnya dengan maksud untuk membeli miras lagi. Tiba-tiba korban merampasnya, sehingga terjadi tarik-menarik antara dua orang sopir truk itu. Namun uang tersebut berhasil dirampas oleh korban dan langsung dimasukan di kantong celananya. Tersangka Maikel meminta uang itu dikembalikan. Tetapi korban Sunce malah mengajaknya duel dengan senjata tajam.

Berang dengan ulah korban, Meikel kemudian pergi mengambil parang. Saat kembali tersangka langsung menganiaya korban. Korban dihujani tebasan hingga mengalami sejumlah luka robek di punggung dan kepala.
Korban kemudian ditemukan tewas mandi darah di lokasi kejadian oleh rekan-rekannya.

Korban pertama kali ditemukan oleh perempuan Asnah Kasim (36) yang tingga di lokasi galian tersebut. Ketika itu Edwin pemilik galian itu menelepon meminta suaminya Gunawan Mantulangi untuk menunggu di lokasi karena akan masuk solar. Asnah kemudian pergi mengambil kunci yang biasanya dipegang korban. Alangkah terkejutnya wanita itu malah menemukan korban yang sehari-hari sebagai sopir truk tergeletak bersimbah darah. Kontan perempuan itu langsung menelepon Edwin Rumuat.

Penemuan mayat ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolosian.
“Kasus ini masih dalam pengembangan. Namun kuat dugaan dipicu minuman keras,” tegas Kapolsek.
Lanjut Rantung setelah menerima laporan itu pihaknya langsung mengumpulkan keterangan dan menangkap tersangka Maikel bersama barang bukti.

 

Penulis: Agust Randang

Komentar