Warga Miangas Kecewa dengan Minimnya Tranportasi Laut

Ketua Rukun Miangas, Soleman Lantaa

METRO, Manado – Warga Miangas Kabupaten Kepulauan Talaud merasa kecewa dengan sulitnya transportasi laut. Pasalnya, saat  ini hanya satu unit kapal yang beroperasi ke pulau  Miangas. Padahal sebelumnya  ada empat unit kapal yang keluar masuk yakni kapal Sabuk Nusantara 38, 51, 95 dan KM Sagian.

“Tapi yang beroperasi saat ini hanya satu kapal yakni Sabuk Nusantara 38,” ujar Ketua Rukun Miangas, Soleman Lantaa.

Baca Juga :  Erlangga Targetkan 12 Kursi, Tetty: Rakyat Sedang Menanti Pengabdian Kita

Dengan hanya satu kapal yang beroperasi membuat aktivitas warga terganggu. Terutama jelang Natal dan Tahun Baru di saat banyak warga Miangas yang ingin menyeberang untuk berdagang dan keperluan lain.

“Memang ada alternatif lain seperti pesawat udara namun harga tiketnya terlalu mahal ,dan juga tempatnya sangat terbatas untuk membawa barang barang kebutuhan,” ujarnya

Hal senada diungkap Ketua Laskar Pordisa Miangas Ronny Bambugan. Saat ini, kata Bambugan, warga Miangas sangat membutuhkan transportasi laut. Apalagi Miangas merupakan salah satu pulau yang  menjadi persinggahan kapal tol laut.

Baca Juga :  Guguran Lava Karangetang Dekati Pemukiman, 22 Warga Dievakuasi

“Tapi sayang kapal yang datang tidak membawa apa- apa, hanya singgah sebentar untuk berfoto saja. Padahal warga sangat antusias dengan kehadiran kapal tol laut pada Oktober lalu. Namun antusiasme warga berakhir dengan kekecewaan karena kapal itu tak membawa kebutuhan pokok,” kata Bambugan.

Karena itu, baik Lantaa maupun Bambugan berharap pemerintah bisa menyediakan atau menambah transportasi laut untuk warga Miangas, agar produk pertanian milik warga bisa terjual.

Baca Juga :  SHS Dipuji, Sukses Pulangkan WNI Korban Abu Sayaff

“Juga agar ketersediaan bahan pokok bisa terpenuhi, agar tidak menimbulkan keresahan warga di kepulauan bagian terluar Utara Indonesia ini,” ujar mereka. (Ron)

Bagikan sekarang...

Berita Terbaru