oleh

Semua Pekuburan dan Sekolah di Manado Akan Di-Fogging

Walikota Manado saat melakukan fogging di pekuburan Teling Atas

METRO, Manado- Memasuki awal tahun 2019, Pemerintah Kota Manado mengambil langkah antisipatif untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah dengan melakukan fogging.
Fogging ini dimulai di beberapa lokasi dalam hal ini pekuburan yang ada di Kota Manado, Kamis (3/1/2018). Walikota Manado GS Vicky Lumentut memimpin pelaksanaan awal fogging yang dilakukan di pekuburan kelurahan Teling Atas, kecamatan Wanea.
Walikota mengatakan, kegiatan ini sebagai tindaklanjut dan langkah mencegah perkembangan penyakit demam berdarah yang pada akhir tahun 2018 lalu sempat terjadi di beberapa wilayah.
Dan dia menargetkan semua pekuburan dan sekolah di Kota Manado akan dilakukan fogging.
“Target pertama kami di semua pekuburan di Kota Manado. Karena di Desember kemarin, banyak warga yang membawa bunga ke pekuburan dan mungkin ada wadah yang nantinya akan menjadi tempat perkembangan nyamuk demam berdarah. Untuk itu kita lakukan fogging. Kedua kita akan melakukan fogging di sekolah-sekolah. Memgingat pada tanggal 7 Januari nanti anak-anak sudah mulai sekolah, jadi kita harapkan saat mereka masuk sekolah sudah tidak ada lagi ancaman nyamuk demam berdarah,” ungkap Lumentut.
Dia melanjutkan fogging juga akan dilakukan di wikayah-wilayah yang ditemukan terjadi kasus penyakit demam berdarah.
Dalam pelaksanaan fogging pertama ini, Walikota didampingi Asisten 3 Setdakot FransMawitjere, Kepala Dinas Kesehatan dr Marini Kapojos dan jajaran, sejumlah pejabat eselon dua, camat Wanea, Mario Karundeng, lurah Teling Atas, Maikel Handoyo dan kepala lingkungan.(Rey)

Komentar