oleh

Wabup Lengkong Keluhkan tak Diberi Hak Protokoler

Bupati Vonnie Panambunan dan Wabup Ir Joppi Lengkong.

METRO, Airmadidi – Menjelang berakhirnya masa jabatan, hubungan Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan dan Wakil Bupati Ir Joppi Lengkong makin memanas. Kali ini Wabup mengeluhkan tidak menapat hak protokolnya.

“Coba tanya ajudan dan sopir kalau dapat honor. Di undang-undang berhak dapat hak protokol. Tetapi kenyataannya tidak ada. Anggaran protokoler tidak ada,” beber Lengkong. Lanjutnya untuk anggaran rumah tangga, kesehatan memang diberikan. Namun untuk anggaran protokoler justru tidak ada.

Lebih lanjut Diakui Lengkong, Kasubag TUP dan staf PNS juga tidak ada. “Sudah dari April 2018 Kasubag dimutasi sampai saat ini tidak diisi juga. Saya tidak punya staf PNS karena memang tidak digaji. Perjalanan dinas juga  tidak pernah sudah dua tahun ini,” ungkap Wabup usai menghadiri paripurna mendengarkan pidato presiden, Jumat (16/08/2019) lalu.

Menurutnya hal ini sudah dilaporkannya ke Gubernur Olly Dondokambey. “Ini sudah saya laporkan ke Gubernur. Nanti akan turun tim inspektorat propinsi,” tuturnya.

Sementara itu menanggapi keluhan tersebut, Bupati Panambunan mengaku tidak pernah menahan hak-hak Wabup.

“Saya tidak ada hak menahan. Semua hak-haknya yang diminta dikasih. Kalau jadi pemimpin Jangan jadi pembohong. Jangan bohongi publik. Buat apa orang kristen berbohong,” tukasnya.

Lanjut Bupati VAP, semua uang rumah tangga, perjalanan, kesehatan dikasih kepada Wabup. “Tuhan marah berbohong. Jangan mau jadi ternama kemudian berbohong. Bagaimana masyarakat mau suka kalau berbohong.

Ditambahkan Kabag Umum Pemkab Minut Audy Sambul semua anggaran Wabup dibayarkan. “Apa yang tidak dibayarkan? Semua dibayar, termasuk kebutuhan rumah tangga. Kalau diminta tentunya diproses untuk pembayaran,” jelasnya.(RAR)