oleh

Luntungan Ragu DPRD Bakal Laksanakan Hearing

William S Lutungan.

 

 

 

 

METRO, Airmadidi – Rencana DPRD Minahasa Utara untuk
hearing dengan pihak RSUD Maria Walanda Maramis terkait pelayanan yang dinilai lambat dan sejumlah perangkat daerah soal penanganan Covid-19 yang belum dirasakan dampaknya disangsikan sejumlah pihak.

“Saya ragu kalau hearing ini benar-benar akan dilaksanakan. Walaupun
itu memang pengawasan adalah fungsi DPRD. Kalau memang serius segera
panggil pihak-pihak terkait untuk hearing jangan hanya habis di wacana
saja,” tukas aktifis Minut William S Luntungan.
Lebih lanjut dirinya menantang para wakil rakyat di DPRD Minut untuk
benar-benar melaksanakan tugasnya. Selain Luntungan sejumlah kalangan
melalui media sosial juga menyangsikan keseriusan rencana tersebut.

Sebelumnya Ketua DPRD Minut Denny Lolong SSos menyatakan
akan memanggil pihak RSUD Maria Walanda Maramis dan Dinas Kesehatan untuk hearing terkait pelayanan rumah sakit tersebut yang dinilai lambat dalam proses administrasi. Selain itu juga menurutnya DPRD
Minut akan memanggil perangkat daerah terkait dengan penanganan
Covid-19 diantaranya Dinas Kesehatan, RSUD Maria Walanda Maramis,
BPBD, Dinas Pangan dan termasuk Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa. Pasalnya menurut Lolong menurut pantauan anggota DPRD, penanganan Covid-19 di Minut belum menunjukan hasilnya. Padahal
anggaran yang digelontorkan untuk penanganan Covid-19 ini cukup besar
Rp 12,8 miliar.

“Dari data jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Minut melonjak
tajam. Makanya perlu peningkatan penanganan Covid-19 di
Minut sampai di puskesmas-puskesmas. Kelihatan ini belum maksimal,”ungkap Lolong.(RAR)