oleh

Kerugian Negara Wajib Dikembalikan

METRO, Boroko- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), terus menghimbau kepada pihak-pihak yang masih menyisahkan masalah temuan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) agar segera menuntaskanya. Pasalnya, kerugian negara atas kelaian adalah tanggung jawab mutlak penunggak TGR.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk membersihkan TGR, termasuk kerugian negara bawaan dari tahun-tahun sebelumnya. Karena hal ini juga ikut mempengaruhi opini dari BPK RI atas LKPD pemerintah daerah,” ujar Wakil Bupati Drs Hi Amin Lasena MAP.

Menurutnya, TGR merupakan bentuk pelanggaran administratif terkait pemanfaatan keuangan negara yang tidak dapat dipertanggunhjawabkan secara administrasi. Untuk itu seluruh SKPD diingatkan agar tidak menabrak aturan dalam proses pencairan keuangan daerah.

“Bentuk kebiasaan lama dan kelalaian harus segera ditiggalkan. Apalagi penyumbang TGR paling besar angkanya berada di pihak ketiga. Jadi SKPD teknis juga harus lebih jeli, terutama dalam memproses permintaan prncairan dana dari pihak ketiga,” tandasnya.

Masalah TGR ini pun mengundang respon dari pemerhati di Kabupaten Bolmut. Seperti yang disampaikan Arifin Bolota, yang menurutnya Pemkab harus bersikap tegas agar persoalan TGR ini dapat dituntaskan dan tidak kembali bermunculan di tahun anggaran berikutnya.

“Baiknya lagi jika ada sanksi yang tegas sehingga ada efek jerah bagi pihak-pihak yang tidak taat akan kewajibannya mengembalikan uang negara. Karena jika hanya diingatkan atau lewat himbauan saja, nampaknya masih kurang tegas,” ungkap Arifin.(60)

Komentar