Dokter Puskesmas Harus Tepat Skrining Pasien

Kesehatan223 views

METRO- Upaya menekan ledakan COVID-19 yang terjadi di sejumlah daerah, Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Ganip Warsito menegaskan bahwa dokter di puskesmas harus tepat melakukan skrining pasien COVID-19 sesuai derajat keparahan.

Menurut Warsito, skrining pasien COVID-19 sebagai langkah penanganan utama, sehingga tidak semua yang positif dirujuk ke rumah sakit.

Bagi pasien COVID-19 gejala ringan dapat menjalani isolasi di fasilitas isolasi yang sudah disiapkan pemerintah daerah masing-masing.

“Dokter di puskesmas harus betul-betul bisa menskrining, mana pasien COVID-19 yang bisa dilakukan dengan isolasi mandiri ataupun karantina, lalu mana pasien yang harus dirujuk,” kata Ganip saat Rapat Koordinasi Satgas Nasional pada Senin, 7 Juni 2021.

“Itu harus dipahami derajat atau tingkat sakit, apakah yang bersangkutan Orang Tanpa Gejala (OTG), gejala ringan, sedang, berat atau kritis. Ini harus bisa terus diseleksi lagi di tingkat mikronya.” Ganip menambahkan.

Apabila skrining pasien COVID-19 tidak dilakukan dengan tepat, lalu banyak pasien yang sebenarnya dapat isolasi mandiri malah masuk rumah sakit akan berdampak pada keterisian tempat tidur. Rumah sakit akan penuh dan tidak mampu menampung pasien COVID-19.

“Sumber daya manusia rumah sakit, yakni tenaga kesehatan harus diatur. Dinas Kesehatan selaku case manager (pengelola pelayanan pasien) harus bisa mengatur ini semua, sehingga kasus COVID-19 yang ditemukan atau ditesting dan tracking di daerah, desa ya tidak semuanya harus dirujuk ke rumah sakit,” kata Ganip Warsito.

“Ini yang mengakibatkan rumah sakit menjadi tidak mampu menampung pasien. Tolong dievaluasi (skrining pasien) puskesmas,” ujarnya.(sumber: liputan6.com)

Komentar