IRT di Bitung Belajar Digital Entrepreneurship

Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar membuka pelatihan digital entrepreneurship bagi IRT pelaku UMKM.(ist)

METRO, Bitung- Kurang lebih 100 ibu rumah tangga (IRT) di Bitung mengikuti pelatihan digital entrepreneurship. Kegiatan itu berlangsung Rabu (16/03) kemarin di Fave Hotel Bitung.

Kegiatan dimaksud merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informatika lewat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kegiatan ini bertajuk Digital Talent Scholarship Digital Entrepreneurship Academy.

Bacaan Lainnya

Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar didaulat membuka pelatihan itu. Ia sangat bersyukur pelatihan dimaksud bisa terlaksana di daerah ini. Terlebih agenda itu sudah masuk tahap ketiga dilaksanakan.
“Ibu-ibu peserta pelatihan harus bisa menyerap pengetahuan dari kegiatan ini. Pelatihan ini sangat bagus dan punya manfaat besar untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” pintanya saat menyampaikan sambutan.

Hengky menganggap pelatihan itu kesempatan emas bagi IRT yang jadi peserta. Pasalnya sebagai pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), mereka bisa mengembangkan kapasitas yang dimiliki lewat pelatihan tersebut.
“Perkembangan teknologi digital 4.0 saat ini sangat menuntut semua pihak untuk menyesuaikan diri. Jika tidak menyesuaikan maka akan ketinggalan. Nah, ibu-ibu peserta ini sebagai pelaku UMKM sehingga harus bisa menyesuaikan diri. Karena tujuannya sangat jelas, yaitu menopang usaha yang dibangun sendiri,” tuturnya.

Hengky mencontohkan jika saat ini Pemkot Bitung getol mendorong digitalisasi di segala aspek termasuk pengembangan UMKM. Menurut dia, itu contoh nyata bagaimana pengaruh digitalisasi dalam mengubah perilaku orang untuk mencapai tujuannya.
“Karena dengan memanfaatkan teknologi digital maka semua orang bisa terhubung dengan dunia ini secara luas. Itu tentu akan memudahkan banyak hal, seperti komunikasi, pelayanan, termasuk juga transaksi. Nah, pelaku UMKM bisa masuk karena pemasaran produk juga sangat terbantu dengan digitalisasi. Lewat digitalisasi ibu-ibu bisa lebih luas menjangkau pasar dan pada gilirannya bisa mendatangkan keuntungan lebih banyak. Itulah keuntungan nyatanya,” papar Hengky memberikan motivasi.

Rinny, salah satu IRT yang jadi peserta pelatihan, merespons penyampaian tersebut dengan baik. Ia menilai apa yang disampaikan Hengky sebagai fakta yang berkembang dewasa ini. Untuk itu, ia mengaku senang bisa ambil bagian dalam pelatihan dimaksud.
“Betul, ini kesempatan bagi kami untuk mengembangkan usaha dan juga pengetahuan. Tentunya harapan kami setelah mengikuti ini usaha akan lebih maju dan berkembang di kemudian hari,” katanya.

Pembukaan pelatihan ini dihadiri Kepala Sub Koordinator Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulut, Marthen Rondonuwu, Asisten II Setda Bitung Sikamang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkot Bitung, Theo Rompas, serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Pemkot Bitung, Efreinhard Lomboan.(69)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan