Joune Ganda Raih Gelar Doktor IPDN dengan Predikat Cumlaude, Masuk Tiga Besar Lulusan Terbaik

KORANMETRO.COM – Bupati Minahasa Utara, Joune J.E. Ganda resmi meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) setelah mengikuti prosesi wisuda Tahun Akademik 2025/2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Minggu (26/07/2026). Joune Ganda lulus dengan predikat Cumlaude, masuk tiga besar lulusan terbaik Program Doktor Ilmu Pemerintahan, serta menerima penghargaan Publikasi Terbaik pada Jurnal Internasional Bereputasi Q3.

Prestasi akademik tersebut semakin lengkap dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,912. Joune juga berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya dalam waktu 2 tahun 7 bulan, menjadikannya lulusan tercepat di antara sepuluh besar wisudawan terbaik pada periode wisuda tersebut. Disertasi yang diangkat berjudul “Implementasi Pengembangan Kebijakan Pariwisata Kawasan Metropolitan Bitung–Minahasa–Manado (Bimindo/Bimima) di Provinsi Sulawesi Utara”, yang turut mengantarkannya meraih penghargaan publikasi ilmiah internasional.

Bacaan Lainnya

Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, bersama jajaran pimpinan IPDN. Sebanyak 45 peserta Program Doktor Ilmu Pemerintahan diwisuda pada kesempatan itu. “Seluruh lulusan IPDN merupakan individu yang telah melewati pendidikan yang ketat dan penuh disiplin,” kata Mendagri.

Usai menerima gelar doktor, Joune Ganda menegaskan bahwa pencapaian akademik tersebut merupakan tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan akan menjadi bekal dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. 

“Gelar Doktor ini merupakan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat nyata dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta mendorong pengembangan sektor pariwisata dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Minahasa Utara,” kata Joune Ganda.

Joune juga menilai pendekatan ilmiah memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan publik yang lebih adaptif dan tepat sasaran. Ia meyakini setiap kebijakan yang disusun berdasarkan hasil riset akan memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Teori dan kajian yang dipelajari selama studi menjadi modal penting bagi kami di daerah. Kebijakan publik yang lahir dari dasar riset yang kuat akan jauh lebih adaptif dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujar Joune.(RAR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan