Pemkab Diminta Seriusi Validasi Data Warga Miskin

METRO, Amurang- Sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikeluarkan oleh Kementrian Sosial, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) memilik 165.877 warga miskin. Namun data tersebut terbilang sangat besar bila dibandingkan dengan jumlah penduduk.

Demi efektifitas anggaran dan program-program pada APBD, Pemerintah Kabupaten Minsel diminta secepatnya melakukan validasi. Melalui validasi dapat mengetahui secara lebih tepat penggolongan masyarakat dalam kategori kesejahteraan.

“Perlu ada validasi kembali semua data yang ada. Jangan sampai ada warga yang telah meninggal, keluar daerah atau kesejahteraanya meningkat, kemudian masih tetap tercantum pada data orang miskin. Nah ini tentu saja dapat mengacaukan perencanaan pembangunan,” tutur pemerhati Minsel, Decky Mintje.

Disarankannya validasi dilakukan dari tingkatan pemerintahan terendah yakni Lingkungan. “Mereka yang lebih mengetahui wilayahnya. Hasilnya nanti dirapatkan agar tidak terjadi bias. Saya kira dengan cara ini validasi data bisa lebih cepat,” jelasnya.

Dia juga menyinggung pemberian santuan bagi warga Lanjut Usia. Menurutnya program tersebut sudah tepat dengan kondisi seperti sekarang. Apalagi merupakan janji Bupati dan Wakil saat kampanye. Menyangkut batasan usia, kemungkinan menyesuaikan anggaran.

“Kita bersukur di Minsel masih menganggarkan dana Lansia, meski mungkin anggarannya terbatas. Mungkin sebaiknya perlu ada pemberian informasi yang transparan, kategori penerima. Sehingga masyarakat dapat memahami dan tidak terjadi simpang siur informasi. Termasuk juga kemampuan anggaran pemerintah,” paparnya.(vtr/kg)

Komentar