Tergiur Gaji Tinggi, Dua Warga Kotamobagu Nyaris Berangkat ke Kamboja

Ilustrasi--Pemeriksaan penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado.

KORANMETRO.COM- Dua warga Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara, berinisial S (23) dan N (18), diamankan polisi di Bandara Sam Ratulangi Manado, sesaat sebelum terbang ke Kamboja, pada Sabtu (8/11/2025) sekitar pukul 16.20 Wita.

Petugas mencurigai keduanya saat berada di area check-in keberangkatan Bandara Sam Ratulangi Manado.

Bacaan Lainnya

“Saat patroli di area check-in, kami menemukan dua penumpang yang mencurigakan berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan keluarga. Setelah diperiksa, mereka mengaku direkrut oleh seseorang yang dikenal dengan nama akun P untuk bekerja di Kamboja,” ujar Ipda Masry, Kapolsek Kawasan Bandara.

Dijelaskan Masry, saat diinterogasi keduanya mengaku direkrut melalui aplikasi Telegram dan dijanjikan pekerjaan sebagai admin judi online di Kamboja dengan gaji Rp8 juta per bulan.

“Tiket perjalanan dan akomodasi ditanggung sepenuhnya oleh perekrut, tanpa adanya surat perjanjian kerja atau dokumen resmi dari BP3MI Sulut,” tuturnya.

Ia mengatakan, kedua calon korban ini bahkan sudah mendapatkan panduan perjalanan melalui grup Telegram yang dibuat perekrut.

“Mereka berangkat dari Kotamobagu menuju Manado dengan biaya ditanggung penuh oleh agen,” jelas Masry.

Dari hasil interogasi, polisi menemukan bahwa perekrut berinisial P saat ini berada di Kamboja dan aktif mencari calon korban melalui media sosial.

“Tindakan perekrut tersebut berpotensi memenuhi unsur tindak pidana perdagangan orang,” katanya.(tbn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan