KORANMETRO.COM- Wilayah Kepulauan Sangihe hingga Talaud, Sulawesi Utara, dicuncang gempa pada Kamis (6/8/2026) pagi pukul 05:41:30 Wita.
Gempa ini merupakan dampak dari Gempabumi tektonik yang berpusat di laut Filipina sebelah barat laut Tahuna.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,6 pada kedalaman 10 kilometer (Km).
Episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak 168 Km arah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe.
“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Dr Wijayanto, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG.
Gempa bumi ini dirasakan di Kepulauan Marore, Kendahe, dan Miangas, dengan skala intensitas IV MMI– pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.
Hingga pukul 05:00 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan.(ian)





