Gunung Awu di Sangihe Status Siaga, Warga Diminta tak Beraktivitas 4 Km Dari Kawah

KORANMETRO.COM- Gunung Awu yang berlokasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, naik status ke level III siaga, mulai tanggal 19 Mei 2026.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menetapkan perubahan status Gunung Awu setelah terjadi peningkatan aktivitas kegempaan.

Bacaan Lainnya

Badan Geologi mencatat, sejak tanggal 1‒18 Mei 2026 telah terekam 519 kali gempa vulkanik dangkal, 24 gempa vulkanik dalam, 4 gempa tektonik lokal, dan 454 gempa tektonik jauh.

Pada tanggal 19 Mei 2026 pukul 00.00–12.00 Wita telah terekam 74 kali gempa vulkanik dangkal dan 3 kali gempa vulkanik dalam.

Peningkatan kegempaan ini merupakan peningkatan gempa dangkal yang kedua setelah tanggal 4 Mei 2026, dengan rekaman gempa vulkanik dangkalmencapai 74 kejadian.

Hembusan asap kawah teramati berwarna putih tipis hingga sedang dengan ketinggian berkisar antara 10–200 meter di atas kubah lava.

Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengungkapkan peningkatan aktivitas kegempaan ini perlu diwaspadai, mengingat Gunung Awu telah mengalami beberapa kali peningkatan kegempaan sejak tahun 2024 dan karakter erupsi yang dapat berlangsung dengan cepat.

“Potensi bahaya yang dapat terjadi berupa erupsi magmatik maupun erupsi freatik. Potensi pembongkaran kubah lava juga dapat terjadi jika tekanan di dalam sistem magmatik mengalami peningkatan signifikan,” ujar Lana, dalam keterangan resminya.

Warga diminta agar tidak memasuki dan tidak beraktivitas dalam wilayah radius 4 kilometer (Km) dari pusat kawah Gunung Awu.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab mengenai aktivitas Gunungapi Awu.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan