oleh

Kumtua Tumpaan Satu Pingsan Dihajar Mantan Bendahara

Korban ketika melapor ke polisi

METRO, Amurang – Nasib apes dialami oleh Hukum Tua Desa Tumpaan Satu, Hansye Mintalangi (37). Dia jatuh pingsan setelah wajahnya dihadiahi bogem mentah oleh lelaki berinisal RN alias Roy, mantan Bendahara Desa. Peristiwa pemukulan itu terjadi tidak jauh dari rumah korban, akhir pekan kemarin.

Sebagaimana informasi yang dirangkum, kejadian bermula saat Mintalangi bersama perangkat desa menjenguk rekan kerja mereka yang sementara dirawat di salah satu rumah sakit yang ada di Amurang. Selesai membesuk, Hukum Tua dan rombongan meninggalkan rumah sakit, dengan maksud pulang ke rumah menggunakan kendaraan roda empat.

Saat melintas masuk di lorong menuju rumah tinggal Kumtua, tepatnya di pertigaan jembatan Wewelesen, kendaraan yang ditumpangi dicegat oleh Roy. Tak hanya mencegat, Roy juga memukul bodi kendaraan yang dikendarai oleh Kuntua.

Hal tersebut membuat korban Mintalangi terkejut dan turun dari kendaraan dengan maksud menanyakan alasan pelaku memukul mobil tersebut.

Bukannya meminta maaf, justru pelaku terus meneriaki hukum Tua dengan kata-kata kasar dan melayangkan pukulan ke wajah sehingga Hukum tua itu jatuh pingsan. Tidak terima dengan perbuatan pelaku, korban pun membawa kasus ini ke ranah hukum.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP F X Winardi Prabowo SIK, membenarkan laporan tersebut. Menurut dia, bagian SPKT sudah menerima laporan dari korban, yakni pelapor sebagai Kuntua Tumpaan Satu.

“Kami akan mendalami kasus ini, dan apabila terlapor terbukti bersalah, tentunya akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku.” Singkat Kapolres

Penulis: Rommy Liando

Komentar