oleh

TPID Sulut Terus Pantau Pergerakan Inflasi

-Ekonomi, Sulut-92 views

Kepala Bank Indonesia (BI) Sulut Soekowardojo

 

METRO, Manado – Koordinasi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan
Bank Indonesia melalui wadah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID),
menjadi kunci untuk mencapai target rentang inflasi.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut Soekowardojo mengatakan, melihat kondisi inflasi pada semester pertama tahun 2018, TPID akan terus memantau secara ketat dan akan melakukan tindakan yang dianggap perlu untuk mengendalikan
harga.

 

“Ini terutama pada kelompok bahan makanan serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan yang berpotensi memberikan tekanan yang cukup tinggi pada inflasi Sulut,” terangnya.

Lanjut Soekowardojo, TPID juga tetap melakukan berbagai langkah untuk memelihara ketersediaan
pasokan, menjaga keterjangkauan harga, memastikan kelancaran distribusi dan melaksanakan komunikasi ekspektasi.

 

“Pada bulan Juli 2018, TPID mencanangkan gerakan BARITO+ berupa penyerahan bantuan 20.000 bibit barito kepada tim penggerak
PKK Provinsi Sulawesi Utara dan kaum Wanita GMIM. Sehingga diharapkan dapat mendorong awareness ibu-ibu rumah tangga untuk menanam barito di pekarangan rumah masing-masing,” jelasnya.

Selain itu, menjaga keterjangkauan harga juga dilakukan melalui peresmian Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Manado sebagai alternatif penyedia bahan pangan murah bagi masyarakat. Pada Bulan September, TPID bekerjasama dengan Bulog
melakukan operasi pasar untuk menjaga pasokan dan kestabilan harga beras di tengah risiko kemarau.

 

“Di samping itu, TPID Provinsi juga sudah melakukan koordinasi dengan
TPID Kabupaten/kota se-Bolmong Raya mengingat Kotamobagu akan menjadi salah satu daerah kajian inflasi di Sulut selain Manado,” papar Soekowardojo.

Dia menambahkan, pada bulan Oktober ini akan dilakukan sosialisasi roadmap Pengendalian Inflasi 2019-2021 yang dilaksanakan secara terpusat di Jakarta.

 

Penulis: Hence Poli

Komentar