oleh

KPU Minahasa Gandeng Ormas Cipayung

Sosialisasi KPU Minahasa kepada Ormas Cipayung

METRO, Tondano – Dalam mencapai target partisipasi masyarakat di Pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa menggandeng seluruh elemen masyarakat. Diantaranya adalah organisasi kemasyarakatan (Ormas) kemahasiswaan yang tergabung dalam kelompok Cipayung.
“Harapan kami, rekan-rekan dalam Ormas Cipayung bersama KPU mensosialisasikan pelaksaan Pemilu. Sehingga nantinya partisipasi masyarakat akan besar,” tukas Komisioner KPU Minahasa Kristoforus Ngantung dalam sosisalisasi bersama kelompok Cipayung di Tondano, Rabu (6/3/2019).
Komisioner Rendy Suawa menambahkan jika harapan KPU bisa ada kesadaran bersama dalam mensukseskan Pemilu. Namun tentunya para aktivis diminta untuk menjadi garda terdepan dalam menolak segala bentuk praktek politik uang.
“Jangan memilih dua kali pada hari pemungutan suara karena itu ada sanksi hukumnya,” tambah Suawa.
Koordinator Divisi SDM dan Parma Peter Maweikere menambahkan bahwa supaya para mahasiswa mengecek apakah sudah masuk dalam daftar pemilih sehingga bisa memilih di 17 April 2019 nanti.
“Ada Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) dan mahasiswa yang telah terdaftar di daerah asalnya, bisa memilih di Minahasa. Asalkan telah daftar dan beralasan keadaan tertentu seperti jarak yang cukup jauh,” pungkas Ketua KPU Minahasa Lord Malonda.
Sementara Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang melalui Kasat Intel Iptu Jose Trisno mengajak para aktivis mahasiswa untuk bersama menolak dan mencegah Hoax dalam Pemilu.
Hadir saat itu sejumlah aktivis mahasiswa diantaranya dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) serta ormas lainnya.(cel)

Komentar