oleh

Sampaikan 4 Tuntutan, Ratusan Mahasiswa Unima Demo di DPRD Minahasa

Legislator mendatangani kesepatakan siap memperjuangkan tuntutan mahasiwa

METRO, Tondano – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unima menggelar aksi demonstrasi di sekitaran kantor DPRD Kabupaten Minahasa, Rabu (25/9/2019).

Dalam demo itu, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan utama. Keempat tuntutan itu yakni menolak dengan tegas seluruh isi Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang dibuat DPR-RI. Meminta UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah disahkan untuk dicabut kembali, mempercepat pengesahan RUU Pelaku Kekerasan Seksual (PKS) agar menjadi Undang-undang. Tuntutan terakhir yakni meminta kepada pemerintah pusat untuk mencari solusi terkait kebakaran hutan yang terjadi di Riau dan sekitarnya.

Pada kesempatan itu utusan pendemo diterima anggota DPRD Dharma Palar, Johan Watung dan Imanuel Manus. Kepada ketiga legislator itu para mahasiswa meminta untuk menandatangani dukungan atas tuntutan mereka.
Hal itu langsung diiakan, sehingga didepan ratusan mahasiswa ketiga Legislator tersebut menandatangani menerima dan siap memperjuangkan tuntutan pendemo. Uniknya penandatangan diatas materi 6000 dilakukan dihadapan seluruh pendemo.

Melihat hal tersebut langsung menyampaikan terima kasih dan membubarkan diri.
Aksi demonstrasi itu dijaga 118 personel Polisi dari Polres dan Polsek Tondano serta dibantu aparat TNI Kodim 1302 Minahasa yang pengamanannya dipimpin langsung Kapolres AKBP Denny Situmorang SIK. Aksi berjalan dengan lancar meski seluruh mahasiswa tak diijinkan masuk ke area gedung namun hanya di lapangan Manguni Sasaran depan kantor DPRD.(cel)