oleh

Bandara Sam Ratulangi Bangun Sarana MCK di Lokasi Wisata Pantai Pulisan

METRO, Manado- Menyadari kaitan erat antara pariwisata dengan kebandarudaraan, pagi ini (18/10) dilakukan peletakan batu pertama pembangunan sarana MCK (toilet umum) di lokasi wisata Pantai Desa Pulisan, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara oleh manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Manado.

PTS General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Henri Don Saragi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan MCK ini merupakan wujud kepedulian PT Angkasa Pura I (Persero) terhadap sektor pariwisata khususnya di Sulawesi Utara. Diharapkan masyarakat dapat turut mendukung pembangunan MCK ini dengan menjaga kebersihan dan memelihara fasilitas yang akan dibangun ini.

“Bandara dengan pariwisata merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, sehingga selain bandara, objek-objek wisata juga harus diperhatikan kondisi serta sarana penunjangnya,” ujar Henri.

Menurutnya, dengan peningkatan kunjungan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi wisata di Sulawesi Utara ini, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga serta meningkatkan fasilitas serta pelayanan yang ada. “Kami berharap pembangunan MCK ini dapat semakin meningkatan kepuasan para pengunjung khususnya wisatawan mancanegara sehingga mereka mempunyai pengalaman yang berkesan dan mempromosikan Sulut sebagai pilihan destinasi wisata yang utama di Indonesia,” kata Henri.

Berdasarkan data dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado sendiri, diketahui bahwa kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara sepanjang tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 56,48% dibandingkan tahun 2017. Sedangkan pada periode Januari hingga September 2019, jumlah wisatawan mancanegara yang mengunjungi berbagai objek wisata di Sulawesi Utara telah mencapai angka 101.537 orang.

Sementara itu, Hukum Tua Desa Pulisan Vekly J Ansa mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Angkasa Pura I yang telah melakukan pembangunan MCK di pantai Desa Pulisan. “Semoga dengan telah ditetapkan dan dimulainya pembangunan MCK ini kedepannya bisa bermanfaat bagi masyarakat disini khususnya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang pada ujungnya dapat meningkatkan perekonomian warga desa,oleh karena itu saya mengajak seluruh warga untuk menjaga MCK ini demi kepentingan kita bersama,” himbau Vekly.

Pembangunan MCK ini direncanakan selesai pada akhir tahun 2019 dengan pembuatan 10 toilet termasuk 1 toilet khusus guna mengakomodir pengguna berkebutuhan khusus.(71)