oleh

DPT Mitra, 85.378

banner 1050236

METRO, Ratahan- Daftar Pemilih Tetap atau DPT yang akan digunakan pada Pemilihan Serentak dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 9 Desember 2020, secara resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Tenggara (KPU Mitra).

Dalam penetapan lewat Pleno Rekapitulasi Daftar pemilih Hasil Perbaikan atau DPSHP di Kantor KPU Mitra, Kamis (15/10), total DPT Mitra sebanyak 85.378 dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 44.125 dan pemilih perempuan sebanyak 41.253. “Jumlah ini tersebar pada 280 TPS (Tempat pemungutan Suara) di 144 desa/kelurahan di Mitra,” ujar Ketua KPU Mitra, Wolter Dotulong SH.

Pleno yang dihadiri Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Mitra, Ir Elly Sangian, perwakilan Tim Kampanye Pasangan Calon Olly Dondokambey-Steven Kandouw dan Pasangan Calon Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Landjar tersebut, pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, tidak banyak memberikan tanggapan atau pun pertanyaan.

Ketua Bawaslu Mitra, Jouby Longkutoy menjelaskan, kurangnya tanggapan yang disampaikan pihaknya, dikarenakan sehari sebelum pelaksanaan pleno atau Rabu (14/10), pihaknya sudah melakukan pencermatan bersama terhadap DPSHP dengan KPU Mitra dan Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK di 12 Kecamatan di Mitra.

“Rekap data yang disampaikan PPK dalam pleno tadi (kemarin, red) sama jumlahnya dengan hasil pencermatan yang kami lakukan sehari sebelumnya,” jelas Longkutoy.

Hanya saja, Longkutoy kembali mengingatkan soal antisipasi terhadap kemungkinan adanya pemilih yang menggunakan hak pilih di dua TPS berbeda karena adanya perbedaan alamat antara Kartu Keluarga dan KTP.

“Sebelumnya sudah disepakati, KPU akan memberikan catatan siapa saja by name pemilih yang KK dan KTP-nya beda alamat. Sekiranya ini juga dapat menjadi perhatian Dinas Dukcapil, agar melakukan menyamakan alamat antara KK dan KTP, sehingga peluang terjadinya pemungutan suara ulang karena ada pemilih yang memilih di dua TPS dapat diminimalisir bahkan dicegah,” tandas Longkutoy.

Pihak KPU Mitra sendiri memastikan akan merilis by name pemilih yang memiliki KK dan KTP beda alamat. “Daftar nama tersebut nantinya akan diberikan secara berjenjang kepada PPK, PPS hingga KPPS. Tujuannya agar kemungkinan adanya pemilih yang memilih di dua TPS dapat dicegah,” tukas Wakil Ketua Divisi Data KPU Mitra, Drs Jhonly Pangemanan sembari menambahkan, hasil rekapitulasi DPSHP dan penetapan DPT di tingkat Kabupaten Mitra ini, akan dibawa ke pleno rekapitulasi di tingkat Provinsi Sulawesi Utara.(ian)

Komentar