oleh

Yessi Kotambunan Terpilih Pimpin IPPB

METRO, Bitung- Ikatan Putra Putri Bitung (IPPB) punya pimpinan baru. Sempat vakum selama beberapa waktu, organisasi para duta pariwisata itu kini dipimpin Yessi Kotambunan.

Sebelumnya, pada Sabtu (20/02) lalu IPPB menggelar musyawarah daerah (musda) IV dalam rangka pembentukan pengurus baru. Musda diadakan di Gedung Kesenian Bitung yang berlokasi di Kecamatan Girian.

Selain Leonardo Axsel Galatang selaku pembina, musda itu dihadiri Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pingkan Kapoh, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Julius Ondang. Hadir juga mantan Ketua IPPB yang kini jadi anggota DPRD Sulut, Nick Adicipta Lomban.

Yessi terpilih sebagai Ketua IPPB lewat mekanisme voting. Dari total 17 suara yang diperebutkan, ia memperoleh dukungan sebanyak 13 suara. Saingannya Dios Eben Sagune hanya meraih dukungan tiga suara, sedangkan satu suara lainnya dinyatakan abstain.

Istri tercinta mantan Kepala Dinas Sosial Bitung ini, Forsman Dandel, menyampaikan ucapan syukurnya atas hasil tersebut. Ia juga senang karena pelaksanaan musda berjalan dengan baik dan lancar.

“Saya mengucap syukur bukan hanya karena terpilih, tetapi juga karena musda boleh terlaksana dengan baik. Ini penting karena setelah ini IPPB harus kembali menunjukan eksistensi dalam menunjang sektor pariwisata daerah. Jadi dengan terlaksananya musda ini, itu jadi langkah awal kita untuk kembali melanjutkan kiprah,” tutur Yessi.

Karena itu, wanita yang juga seorang hamba Tuhan ini mengajak semua alumni Putra-Putri Bitung untuk bekerjasama. Ia meminta mereka menyatukan persepsi demi mendukung sepak terjang IPPB dalam menjalankan peran yang dimiliki.

Sementara itu, Maurits Mantiri memberi dukungan terhadap pengurus IPPB yang baru. Ia menyampaikan selamat sekaligus memotivasi mereka untuk menunjukan kreatifitas dalam berorganisasi.

“Dan harapan saya IPPB jangan cuma eksis pada kegiatan yang bersifat seremonial. IPPB harus bisa menghapus penilaian bahwa duta pariwisata itu cuma jadi penerima tamu di kegiatan pemerintahan. Harus kreatif, harus membuat terobosan agar IPPB dikenal lebih luas dan eksistensinya dirasakan masyarakat,” pintanya.(69)

Komentar