oleh

TP-PKK dan DWP Berbagi Kasih di Hari Kartini

METRO, Bitung- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bitung menggelar peringatan Hari Kartini. Selain ditandai dengan penggunaan pakaian kebaya, peringatan itu juga diisi dengan kegiatan bakti sosial.

Seremoni peringatan tersebut berlangsung Rabu (21/04) kemarin. Gelanggang Olahraga (GOR) Manembo-nembo jadi lokasi hajatan itu. Didampingi Ketua DWP Rinny Tinangon, Rita Tangkudung dan Ellen Sondakh selaku pimpinan TP-PKK memimpin peringatan tersebut.

Pengurus TP-PKK dan DWP yang hadir mengenakan kebaya modern di acara itu. Penggunaan pakaian khas wanita Indonesia ini sebagai bentuk penghormatan terhadap RA Kartini. Alhasil, para wanita hebat yang hadir di acara tersebut tampak berkarakter namun tetap anggun.

“Kita pakai ini (kebaya,red) untuk meneladani peran Ibu Kartini. Jadi selain mengingat beliau, kita juga meneladani perilakunya,” terang Ellen Sondakh perihal maksud dan tujuan penggunaan kebaya.

Dalam peringatan ini, sebanyak 156 paket natura dibagikan pengurus TP-PKK dan DWP. Pembagian itu dalam rangka kegiatan bakti sosial kepada pihak yang membutuhkan. Pihak dimaksud terdiri dari penyapu jalan, petugas kebersihan di pasar, serta para pemulung. Namun begitu, karena dalam rangka peringatan Hari Kartini, sasaran bakti sosial itu hanya dikhususkan untuk kalangan perempuan.

Pembagian paket natura itu diadakan di dua lokasi. Pertama di GOR Manembo-nembo, kedua di Sekretariat TP-PKK Bitung. Untuk pembagian di lokasi pertama ada 100 paket yang disalurkan, dan yang kedua 56 paket. Pembagian dilakukan secara bergantian oleh pengurus TP-PKK dan DWP.

Rita Tangkudung dalam keterangan persnya membeber alasan mengapa petugas kebersihan yang dipilih menerima bantuan. Menurut dia, selain jadi pihak yang pantas dibantu, para petugas tersebut juga patut diapresiasi. Rita bahkan menyatakan kekagumannya secara pribadi kepada mereka.

“Mereka ini perempuan-perempuan hebat. Di saat semua orang masih tidur, mereka jam 5 pagi sudah bangun dan bekerja menjalankan tugas. Mereka bangun pagi dan bekerja untuk kepentingan daerah, sekalipun harus meninggalkan anak dan suami mereka. Saya pribadi kagum dengan dedikasi mereka,” paparnya.

Istri tercinta Walikota Maurits Mantiri ini sangat menghargai para petugas kebersihan itu. Ia menyentil peran mereka yang sukses menghadirkan penghargaan Adipura bagi daerah. Ia pun dengan mantap menganggap mereka sebagai Kartini masa kini bagi Kota Bitung.
“Dan lebih salut lagi, mereka tetap menjalankan tugas dengan baik meskipun saat ini sedang berpuasa. Jadi saya kira mereka memang pantas diperhatikan dan diberikan apresiasi lebih,” tandasnya.(69)

Komentar