oleh

246 Orang Terjaring Pemeriksaan Vaksin

METRO, Bitung- Polres Bitung melaksanakan kegiatan bertajuk Gerai Vaksinasi Mobile pada Senin (18/10) kemarin. Kegiatan itu diadakan di areal pintu gerbang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung di Kelurahan Sagerat, Kecamatan Matuari.

Gerai Vaksinasi Mobile tersebut terlaksana atas kerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemkot Bitung. Dan sesuai namanya, tujuan dari kegiatan itu untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 yang dijalankan pemerintah.

Kasat Lantas Polres Bitung AKP Awaludin Puhi memberi penjelasan perihal kegiatan ini. Ia menyebut konsep Gerai Vaksinasi Mobile berbeda dengan kegiatan pemberian vaksin pada umumnya.

“Ini metodenya pemeriksaan. Semua kendaraan yang masuk ke Bitung kita minta berputar ke pintu gerbang KEK untuk diperiksa. Baik pengendara maupun penumpang semuanya kita periksa,” terangnya.

Sasaran pemeriksaan adalah keikutsertaan dalam program vaksinasi. Jika hasil pemeriksaan menunjukan sudah pernah divaksin maka pengendara dan penumpang diizinkan melanjutkan perjalanan.

“Baru dosis pertama tidak apa-apa, kita persilahkan lanjut. Tapi bagi yang belum sama sekali langsung kita tahan. Kita arahkan ke tenda yang sudah disiapkan untuk mengikuti pemberian vaksin oleh petugas kesehatan,” tuturnya.

Awaludin pun membeber hasil kegiatan dimaksud. Total kata dia, ada 219 orang yang diberi vaksin pada Gerai Vaksinasi Mobile tersebut.

“Jadi ada 246 orang yang belum pernah divaksin. 219 diantaranya langsung menerima vaksin saat itu juga, kemudian 19 orang harus ditunda karena kondisi tidak mendukung, dan delapan orang yang tidak mau divaksin sama sekali. Yang delapan orang ini kita berikan catatan khusus dengan harapan suatu saat mau divaksin,” ungkapnya.

Hasil di atas lanjut Awaludin, diperoleh atas pencegatan terhadap 1.800 kendaraan. Dan selain soal vaksinasi, pemeriksaan yang dilakukan tentu turut menyasar pelanggaran lalu lintas.

“Pelanggaran lalu lintas tetap diproses. Total ada 30 pelanggaran yang terjaring dalam kegiatan ini. 30 pelanggaran itu terdiri dari tidak menggunakan helm sebanyak 18 pelanggaran, knalpot non standar sebanyak sembilan pelanggaran, dan pengendara di bawah umur sebanyak tiga pelanggaran. Itu semua kita kenakan sanksi tilang. Sedangkan untuk pelanggaran tidak menggunakan masker justru lebih banyak. Ada 300 orang dan semuanya kita jatuhi sanksi sosial,” paparnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Bitung Pitter Lumingkewas mengapresiasi Gerai Vaksinasi Mobile tersebut. Ia menyatakan kegiatan itu sangat membantu dalam upaya percepatan pemberian vaksin Covid-19 ke masyarakat.

“Itu kegiatan bersifat terobosan dan kreatif dari Polres Bitung. Tentunya kami sangat terbantu dengan kegiatan seperti ini. Makanya harapan kami Gerai Vaksinasi Mobile ini bisa dilaksanakan lagi di kemudian hari,” katanya.

Petinggi Polres Bitung hadir langsung dalam kegiatan dimaksud. Kapolres dan Wakapolres, AKBP Alam Kusuma Irawan dan Kompol Hendra Dorizen, membuka sekaligus memantau pelaksanaan Gerai Vaksinasi Mobile dimaksud.(69)

Komentar