Cuaca Buruk, Dua Kapal Penumpang Rute Sangihe-Sitaro-Manado Terlambat

KORANMETRO.COM- Cuaca buruk yang melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut) sejak dua hari lalu, menyebabkan gelombang tinggi di wilayah perairan laut Kota Manado dan sekitarnya.

BMKG mencatat tinggi gelombang di wilayah perairan Sulut berkisar antara 1,5 hingga 2,5 meter.

Bacaan Lainnya

Kondisi ini turut berdampak ke lalu lintas pelayaran kapal dari dan ke Pelabuhan Manado. Sejumlah kapal mengalami keterlambatan dampak cuaca ekstrem.

Terpantau dua kapal mengalami keterlambatan jadwal tiba di Pelabuhan Manado, pada Kamis (28/5/2026) pagi.

Kapal Saint Mary rute Pelabuhan Tahuna-Manado, baru masuk sekitar pukul 07.30 Wita, dari jadwal biasanya 06.30 Wita.

Sedangkan KM Giovani rute Sitaro-Manado, baru baru masuk sekitar pukul 07.30 Wita, dari jadwal 06.00 Wita.

“Iya tadi pagi ada KM Giovani dan KM Saint Mary yang baru masuk sekitar pukul 7 pagi. Ini karena cuaca yang kurang bersahabat gelombang tinggi sehingga ada keterlambatan kedatangan kapal,” ujar Nurlayla Arbie, General Manager Pelindo Regional 4 Manado.

BMKG memprediksi cuaca buruk di Sulawesi Utara masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sebagai tindakan antisipasi.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan