oleh

Bayar Honor Guru Rp500 Ribu, Olly: Kepsek Saya Pecat

Gubernur Olly saat diwawancarai wartawan, Rabu (19/9/2018).

METRO, Manado- Gubernur Olly Dondokambey memberi penegasan terhadap laporan/keluhan kepada DPRD Sulawesi Utara bahwa ada guru honorer/THL (tenaga harian lepas) yang diupahi di bawah Upah Minimum Propinsi (UMP).

Ia menyatakan, Pemerintah Propinsi (Pemprop) tidak menggaji honorer/THL dengan uang Rp500.000. 

“Semua honorer/THL sudah didata. Yang dulunya hanya dibayar Rp300 ribu, sekarang dibayar Rp2,7 juta,” kata Olly.

Karena itu, ia mengatakan dirinya sudah mengeluarkan instruksi agar tidak ada lagi sekolah, khususnya Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menjadi kewenangan Pemprop yang menambah/merekrut honorer/THL.

“Kami tidak izinkan Kepsek tambah guru honorer/THL. Kalau ada, saya pecat karena mereka sudah melanggar instruksi gubernur,” kata Gubernur geram.

“Kalau ada informasi, silakan lapor kepada saya. Besok saya pecat,” tegas dia lagi.

Saat ini, menurut Olly, Pemprop mendapat jatah 417 orang untuk masuk CPNS guru. Dan pihaknya memperhatikan setiap keluhan terkait tenaga guru honorer/THL.

Terkait hal ini, Ketua Komisi IV bidang Kesejahteraan Rakyat, James Karinda SH MH menyambut positif sikap tegas gubernur. Hal ini, menurut dia adalah jawaban dari pengeluhan para guru honorer/THL yang dihargai tenaganya hanya dengan Rp500 ribu.

“Bagaimana kualitas pendidikan kita bisa naik jika tenaga guru yang menjadi ujung tombak hanya dibayar Rp500 ribu, bahkan ada yang hanya Rp175 ribu. Semoga dengan adanya penegasan gubernur ini, guru kita khususnya para tenaga honorer/THL bisa sejahtera dan makin berkualitas,” tukas Ketua Fraksi Partai Demokrat yang diusung ke DPR RI, 2019 nanti itu.

Penulis: Yinthze Lynvia Gunde

Komentar