oleh

Mubes Front Generasi Muda Bantik Siap Digelar

-Manado-349 views

 

METRO, Manado – Generasi Muda Bantik yang berada dan berdomisili di 11 Desa (Banua) yang ada di Sulawesi Utara (Sulut), berkomitmen untuk membentuk suatu organisasi yang bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan yang merupakan bagian dari kebudayaana leluhur. Organisasi tersebut dinamakan Front Generasi Muda Bantik 11 Banua.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Generasi Muda Bantik akan mengadakan Musyawarah Besar (Mubes) ke I, yang akan dilaksanakan di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Malalayang I, Kota Manado, Sabtu (03/11/18).

Ketua Panitia Pelaksana, Rizky Karungu mengatakan, Musyawarah Besar dilaksanakan berdasarkan keinginan pemuda yang berdarah suku Bantik, untuk saling mempererat rasa persaudaraan serta ingin mempertahankan kebudayaan suku yang kaya namun hampir punah.

“Sebelumnya, organisasi ini sudah terbentuk, dengan nama Front Generasi Muda Bantik Minanga-Malalayang yang diketuai oleh AKBP Reyno Bangkang MSi. Namun karena organisasi tersebut hanya terpamu di satu wilayah Bantik saja yaitu Malalayang, maka kami meminta ijin Ketua FGMB-M untuk melebarkan sayap menjadi FGMB -11 Banua. Yang tujuannya selain mempererat persatuan antar anak suku, kami akan kembali mengangkat budaya bantik yang saat kian terkikis atas hilang,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekertaris Panitia Pelaksana, Randy Dotulong, kepada wartawan mengatakan, masyarakat adat Bantik yang termasuk di dalamnya adalah pemuda, memiliki peran yang cukup signifikan dalam memberikan sumbangsi pemikiran dan tenaga demi mewujudkan kehidupan masyarakat beradat baik yang berskala nasional, daerah maupun dalam lingkup masyarakat adat Bantik sendiri.

“Oleh karena itu, kami sebagai generasi muda Bantik memandang, bahwa demi menunjang kebersamaan dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya, maka perlu dibentu suatu wadah kepemudaan yang akan merangkul seluruh pemuda adat,” paparnya.

Diketahui, kegiatan tersebut akan dihadiri oleh ratusan pemuda serta tokoh adat dan tokoh masyarakat. Diantaranya 55 orang peserta Mubes, dan para undangan.
“Kegiatan akan dilaksnakan dua sesi. Sesi pertama yaitu seminar Sejarah dan Budaya Bantik, sesi kedua yaitu musyawarah yang akan dilaksanakan oleh pemuda/pemudi dari 11 Banua Bantik yang ada, yaitu, Banua Sumoit, Tanamon, Kalasey, Minanga (Malalayang), Singkil, Bailang, Molas, Meras, Talawaan Bantik, Bengkol dan Buha,” tutup Dotulong.

Penulis: Reymond Fransisco

Komentar