oleh

Cegah Covid-19, Pemkab Minut Diminta Awasi Pendatang

Bupati Vonnie Anneke Panambunan dan William Luntungan.

 

 

 

 

 

METRO, Airmadidi – Penyebaran Covid-19 di Minahasa Utara yang saat ini sudah 24 pasien positif terbilang cukup tinggi. Terkait hal itu aktifis Minut William S Luntungan meminta Pemkab mengawasi para pe datang yang masuk keluar Minut.

“Kami minta Pemkab awasi orang  luar yang maso Minut. Karena Minut termasuk daerah perlintasan dua kota dan satu kabupaten. Kalau perlu terapkan sama dengan Kota Mando dan Bitung, harus ada surat jalan dan lain-lain,” tukas Luntungan, Rabu (10/06/2020).

Lanjutnya Pemkab Minut harus membuat pos pemeriksaan sama dengan Bitung deng Manado. “Setidaknya 10 pos pintu masuk ke Minut,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) ketika dimintai tanggapan apakah akan membuat pembatasan untuk orang keluar masuk mengaku tidak akan memberlakukannya.

“Untuk pembatasan orang keluar masuk Minut tidak akan dilakukan. Karena Minut ini merupakan daerah perlintasan terletak di antara Manado, Bitung dan Minahasa. Kalau mau dibatasi kasihan orang dari Manado mau ke Bitung dan sebaliknya Bitung ke Manado. Begitu juga yang mau ke Minahasa. Bahkan orang-orang yang mau ke Talaud lewat pelabuhan. Jangan beking susah masyarakat,” tukas Bupati.

Lanjut Panambunan pembatasan tidak perlu lagi di Minut. Apalagi Manado, Bitung, Minahasa sudah melakukan pemeriksaan di pintu-pintu masuk dengan Minut. “Kong kalu so tutup samua, ni orang-orang mo lewat langit?,” ujar Bupati.

Menurutnya yang penting yaitu mengikuti anjuran pemerintah, jaga kebersihan, cuci tangan, pakai masker, social distancing, physical distancing.(RAR)