oleh

Dipacu 3 Hari, APBD-P Minut 2020 Diketuk

Penandatanganan berita acara.

 

METRO, Airmadidi – Hanya dalam tiga hari saja setelah perubahan
Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 disepakati, APBD perubahan Kabupaten Minahasa Utara 2020 berhasil diketuk dalam rapat paripurna, Rabu (30/09/2020) tengah malam lalu.
Pembahasan APBD tersebut dikebut DPRD Minut setelah mendapat suport
dari penjabat sementara (Pjs) Bupati Minut Clay J Dondokambey SSTP MAP
yang belum seminggu dilantik dan baru tiga hari melaksanakan tugasnya.
Sejak hari pertama melaksanakan tugasnya penjabat sementara bupati
termuda di Sulut ini langsung menunjukan kinerjanya dengan memacu tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).
DPRD Minut dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Denny Kamlon Lolong SSos didampingi wakil ketua Olivia Mantiri mengetuk APBD
perubahan 2020 tersebut menjadi Ranperda. Berita acara Perubahan APBD 2020 itu ditandatangani, setelah lima fraksi di DPRD Minahasa Utara
menyatakan dengan bulat, menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan
APBD 2020 menjadi Perda Perubahan APBD 2020.
“APBD perubahan 2020 sudah disetujui menjadi ranperda dalam rapat
paripurna. Tetapi tentunya harus dikonsultasikan dulu dengan
provinsi,” ungkap Pjs Bupati didampingi Sekda Ir Jemmy Hengky Kuhu MA,
Kamis (01/10/2020).

Dondokambey mengungkapkan yang menjadi prioritas dalam APBD Perubahan ini pertama masih penanganan Covid-19. “Kedua, pemulihan perekonomian
masyarakat pasca Covid-19. Kita berharap Covid semakain menurun
sehingga perlu ada pemulihan. Ketiga, pemenuhan perangkat pemerintahan
seperti Siltap (penghasilan tetap) perangkat desa, honor tenaga harian
lepas (THL). Itu paling kita prioritaskan, tanpa mengabaikan program
prioritas lainnya. Pastinya semuanya untuk kesejahteraan masyarakat,”
papar Dondokambey.

Selain itu juga menurut Pjs Bupati, diprioritaskan juga operasional
kendaraan sampah dan operasional perkantoran SKPD. “Sebagai
pokok-pokok-pikiran DPRD dalam pandangan fraksi yang mengingatkan kita untuk semakin memperhatikan kebersihan. Bagaimana mau sehat kalau lingkungan tidak bersih,” ungkap Dondokambey.

Sementara itu Ketua DPRD Minut Denny K Lolong mengungkapkan APBD
perubahan 2020 Minut sebesar Rp 48 miliar. Sementara untuk APBD 2020
induk sebesar kurang lebih Rp 1 triliun lebih. “APBD perubahan ini ada
sekitar lima item yang diprioritaskan seperti penanganan Covid-19,
Siltap perangkat desa, THL, BPJS, operasional kendaraan sampah,” papar
Lolong.

Dirinya mengakui diketuknya APBD perubahan hanya dalam waktu singkat
setelah perubahan KUA-PPAS disetujui karena ada sinergitas antaran
DPRD dan penjabat bupati.(RAR)