oleh

Pemkab Boltim Alami Keterlambatan Tender DAK-DAU 2021

METRO, Boltim- Hingga Febuari 2021, belum satupun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melaksanakan proses tender pengadaan barang dan jasa baik Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU).

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boltim Dr. Sonny Warokka,PhD ketika dikonfirmasi wartawan ini via ponselnya, Senin (01/02) kemarin, hal tersebut dikarenakan adanya sistim baru dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Salah satunya tentang rencana pengadaan barang dan jasa dalam penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021.

“Proses lelang sedikit mengalami keterlambatan. Sebab harus menyesuaikan dengan aturan dan sistim baru dari pemerintah pusat,” jelas Sonny.

Dia mengaku, semua SKPD saat ini masih dalam proses input program dan kegiatan anggaran di Sistim Informasi Manajemen Daerah (SIMDA). Begitu juga dalam tahapan proses lelang untul krgiatan fisik dan non fisik dari DAK dan DAU.

Semua SKPD sudah diminta memasukan Rencana Umum Pengadaan (RUP) ke Bagian Pengadaan Sekretariat Daerah (Setda) Boltim.

Senada dengan Sekda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Boltim Harris Pratama Sumanta,ST mengungkapkan, kurang lebih Rp 13 Miliar DAK di Dinas PUPR sudah siap dilelang.

Antara lain, paket pekerjaan jalan Buyat-Bukaka, peningkatan ruas jalan Togit- Kokapoy serta peningkatan jalan perkebunan lainnya. Harris yang juga Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Boltim mengaku, kalau saat ini SKPD pengelolah DAK-DAU sementara dalam tahap memasukan RUP.(40)

Komentar