oleh

Tim Kalemba Sita Miras Berbagai Merk

METRO, Sangihe- Tim Kalemba Satuan Sabhara Polres Sangihe, sita 153 minuman keras (Miras) berbagai macam merk milik perempuan HD warga Kampung Petta Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Disitanya ratusan miras tersebut karena yang bersangkutan tidak memiliki ijin usaha untuk menjual minuman beralkohol atau miras yang ditemukan Tim Kalemba Satuan Sabhara dalam operasi atau razia yang mereka laksanakan.

Hal ini disampaikan Kapolres Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo SIK melalui Kasat Sabhara Iptu Djohny Waringin kepada sejumlah media saat ditemui di Kantor Sat Sabhara Polres Sangihe Selasa (02/03) kemarin.

“Untuk minuman yang kami sita kemarin itu, yakni kami dari Tim Kalemba Sat Sabhara Polres Sangihe melakukan operasi atau patroli. Jadi kami menemukan minuman beralkohol tanpa memiliki ijin. Ini sesuai dengan perintah Kapolres, yang perlu di garis bawahi bahwa pak Kapolres tidakmenginginkan adanya minuman keras di Kabupaten Kepulauan Sangihe tanpa ijin,” katanya.

Operasi dan patroli yang dilaksanakan Tim Kalemba Polres Sangihe perlu dilakukan. Sebab untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana yang diakibatkan pemakaian alkohol yang berlebihan.

“Operasi dan patroli ini sekaligus juga untuk mencegah terjadinya tindakan pidana yang akan terjadi. Nah ini salah satu menjurus ke tindak pidana apa bila pemakai-pemakai minuman keras ini memakai tanpa batas. Sehingga efeknya banyak jenis kegiatan muncul akibat mengkonsumsi minuman keras apa lagi tanpa ijin. Jadi Tim Kalemba mengantisipasi semua elemen-elemen yang berkaitan dengan pelanggaran-pelanggaran, lebih khusus lagi minuman keras tanpa ijin,” jelasnya.

Tim Kalemba Sat Sabhara Polres Sangihe selama Tahun 2021 telah tiga kali melakukan operasi atau razia minuman keras. Dan dua diantaranya telah di sidangkan.

“Sudah tiga kali, dan dua sudah disidangkan. Namanya kasus Tipiring Sat Sabhara boleh menangani kasus ini sendiri. Kalau untuk miras dari Kampung Petta ini, kami akan mengajukan dulu untuk penyitaan. Setelah diijinkan maka kami melengkapi proses penyidikannya,” pungkasnya.(km-01)

Komentar