oleh

Penyerangan dengan Senjata Tajam Terjadi Giper

Dua remaja jadi korban penikaman

METRO, Bitung- Aksi penyerangan terjadi di Kelurahan Girian Permai (Giper), Kecamatan Girian. Aksi tersebut terbilang nekat karena pelaku melakukan penyerangan ke rumah korban. Alhasil, dua orang jadi sasaran penikaman dalam peristiwa itu.

Informasi dirangkum menyebutkan, penyerangan terjadi pada Senin (07/06) kemarin sekitar pukul 02.30 WITA. Lokasi penyerangan di salah satu rumah warga di Kelurahan Girian Permai, Kecamatan Girian. Pelakunya menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Ada dua orang yang jadi pelaku aksi tersebut. Mereka terdiri dari AM alias Andre, 20 tahun, dan EY alias Eyen, 18 tahun, keduanya warga Kelurahan Pinokalan, Kecamatan Ranowulu. Sementara, korban juga terdiri dari dua orang, yakni Ade Riswan Janis, 18 tahun, dan Okta Kariman, juga 18 tahun, keduanya warga Kelurahan Girian Permai.

Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Frelly Sumampow membenarkan perihal kejadian itu. Ia menyebut penyelidikan kasus dimaksud masih dalam proses.

“Iya, ada laporannya. Sementara ditindaklanjuti dan pelakunya masih kita cari. Mereka melarikan diri usai kejadian,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Frelly belum mau berkomentar banyak soal kasus tersebut. Namun begitu, ia memastikan kedua pelaku akan terus dikejar. Ke mana pun mereka lari, petugas akan berupaya menangkap untuk keperluan proses hukum.

“Jadi sebaiknya menyerahkan diri,” tukasnya.

Kronologis kasus dimaksud bermula ketika Andre dan Eyen mendatangi rumah Riswan di Kelurahan Girian Permai. Andre datang bersama tiga orang namun yang melakukan penyerangan hanya dia dan Eyen. Sementara, Riswan saat itu tengah bersama dengan Okta dan dua teman perempuan mereka, Nabila dan Suweta Kusunge.

Begitu tiba di depan rumah Riswan Andre langsung melancarkan aksi. Dia melempari rumah itu dengan batu. Namun, Riswan Cs yang berada di dalam tidak menghiraukan tindakan itu. Mereka tetap mengobrol dan tidak peduli dengan Andre yang saat itu diketahui sudah mengonsumsi miras.

Nah, kesal dengan respon itu Andre dan Eyen bertindak lebih jauh. Mereka masuk ke dalam rumah dengan cara mendobrak pintu. Dan begitu berada di dalam, keduanya langsung menyerang Riswan dan Okta dengan pisau. Buntutnya, dua remaja itu tak bisa menghindar dari serangan tersebut.

Usai penyerangan Andre dan Eyen langsung kabur. Sementara, Riswan dan Okta dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Riswan kena tiga tikaman di bagian lengan dan kakinya, sementara Okta satu tikaman di bagian kepala.

Terkait peristiwa itu, Kisman Janis selaku kakak Riswan memberikan keterangannya. Dia berharap kasus yang menimpa adiknya bisa diusut dengan tuntas.

“Sebagai keluarga kami berharap pelaku tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Diproses hukum dengan seadil-adilnya sesuai dengan apa yang dilakukan. Itu wajib supaya ada efek jera,” katanya.

Kisman mengaku tidak bisa memastikan penyebab penyerangan terhadap adiknya. Namun dari yang dia dengar, pelaku Andre memang sudah mencari adiknya sebelum peristiwa itu terjadi.

“Nanti tunggu dari kepolisian saja, biar mereka yang memastikan,” ucapnya.(69)

Komentar