oleh

Tak Puas dengan Istri, Ipar pun Digarap Oknum Sopir

METRO, Sangihe- Seperti pepatah lama mengatakan sekali merengkuh dayung, dua, tiga pulau terlampaui. Hal ini dilakoni lelaki DP alias Ewin (31) warga Desa Kolongan Beha, Kecamatan Tahuna Barat, Sangihe. Oknum sopir angkot tersebut tega menggarap seorang gadis sebut saja Bunga (17) yang tak lain merupakan adik iparnya sendiri.

Kejadian persetubuhan tersebut diketahui dilakukan Ewin sejak Desember 2020 lalu. Namun sepandai-pandainya menyimpan bangkai pasti akan tercium juga, Hal ini pun diketahui sang istri dan langsung melaporkannya ke Reskrim Polres Sangihe.

Kapolres Sangihe, AKBP Tony Budhi Susetyo SIK melalui Kanit III Sat Reskrim Iptu Nuryani Kampungbae saat dikonfirmasi harian ini, Sabtu (10/04) membenarkannya. Dikatakannya, setelah laporan itu Unit III langsung mencari pelaku. Tak menunggu waktu lama, pelaku berhasil ditangkap di sekitaran pusat Kota Tahuna.

“Jadi benar pada hari Rabu (07/04) kami dari Uni III PPA Sat ReskrimPolres Sangihe melakukan penangkapan DP alias Ewin yang telah melakukan persetubuhan anak di bawah umur. Pada saat itu kami buntuti tersangka pada sekitar pukul 15.00 Wita dan malamnya berhasil ditangkap. Selanjutnya dibawa ke Polres Sangihe,” ungkap Nuryani.

Lanjutnya DP tangkap saat berada di seputaran pusat Kota Tahuna. “Saat hendak ingin ditangkap pelaku hendak lari, namun karena kesigapan tim di lapangan pelaku berhasil ditangkap,” tegas Kanit.

Ditegaskan Kampungbae, pelaku dijerat dengan Pasal 81 UU RI No 17 tahun dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 5 Milyar Rupiah.

“Pelaku diancam dengan Pasal 81 ayat (1) , ayat (2), dan ayat (3) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 ttg perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda 5 Milyar Rupiah,” pungkasnya.(km-01)

Komentar