Angka Kriminalitas di Manado Menurun, Penganiayaan Karena Miras Tertinggi

Kriminal164 Dilihat

METRO, Manado- Hingga September 2022, angka kriminalitas di Kota Manado terjadi penurunan dari sebelumnya.

Hal itu disampaikan Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait dalam Focus Group Discussion (FGD) Menjaga Kamtibmas di Kota Manado, Selasa (6/9/2022) di Mapolresta.

Kapolresta menjelaskan turunnya angka kriminalitas di Kota Manado terlihat dalam data kasus yang terjadi selang waktu tahun 2020, 2021 hingga September 2022.

Pada tahun 2020, penganiayaan sebanyak 297 kasus, disebabkan karena Minuman Keras (Miras) sebanyak 205 kasus. Sedangkan pengeroyokan ada 80 kasus, disebabkan oleh Miras 53.

“Pembunuhan terjadi 12 kasus, disebabkan oleh Miras ada tujuh,” kata Kapolresta Manado.

Lanjut dia, dari total tiga jenis kasus yang terjadi di tahun 2020, 68 persen disebabkan karena Miras.

Sedangkan tahun 2021, jumlah kasus penganiayaan sebanyak 278, dan disebabkan Miras 206. Pengeroyokan 81 kasus, disebabkan Miras 206. 15 kasus pembunuhan, sembilan diantaranya karena Miras.

Sehingga total tiga jenis kasus yang terjadi di tahun 2021 yang disebabkan oleh minuman keras yakni 77 persen.

Sementara untuk tahun 2022 tercatat untuk kasus penganiayaan sebanyak 245, yang disebabkan Miras 197. Pengeroyokan sebanyak 88 kasus, 78 karena Miras.

Pembunuhan terjadi enam kasus, dimana empat karena Miras.

“Dari total tiga jenis kasus yang terjadi di tahun 2022, 81 persen karean Miras,” tambah Kapolresta Manado.

Dia mengatakan bahwa Polresta Manado terus berinovasi meminimalisir terjadinya kasus-kasus tersebut terutama yang disebabkan oleh Miras.

Polresta Manado pun memiliki program unggulan dalam rangka mewujudkan kamtibmas yang kondusif.

Sejumlah program itu berupa kegiatan Pre-emtif seperti Bhayangkara Patroli Basinggah, Sambangi (BALIBAS) ada 19.562. Polisi Patroli kemitraan (POS PATRA) 20.355 kegiatan. Bhayangkara Patroli Baron Lingkungan Sekitar (BAPONTAR) 18.564 kegiatan. Polisi Pantau Gereja dan Sholat Jumat (POS PAJA SHOMAT) 3.564 kegiatan.

Sedangkan untuk kegiatan Preventif yakni 5.561 Command Center dan Call Center 112. Cegah Kemacetan Pelanggaran Lalu Lintas (POS CAKALANG) 8.564 kegiatan. Patroli Rayon Polresta Manado (PRATAMA) 6.589 kegiatan. Siaga Lampu Biru Di Keramaian Kota (SILAU MATA) 5.486 dan Cybertroops 3.564 kegiatan.

Dia juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan Sikat Pemabuk Jalanan (SIBULAN) dan Program terbaru dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dipimpin Kasat Reskrim, Kompol Sugeng Wahyudi Santoso SIK yakni Program Patroli Resmob On The Road (ROTR) yang semakin luas serta dikenal masyarakat.(33)

Komentar